SARANG INFO

Informasi Berita Terupdate Hari Ini

Melakukan Penyamaran Agar Bisa Menangkap Tersangka

Kapolsek Wedarijaksa di Pati, Jateng, AKP Rochana Sulistyaningrum, rela melakukan Penyamaran untuk menjadi pekerja seks komersial (PSK) untuk memastikan laporan adanya praktik prostitusi di area hukumnya. Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti, mengapresiasi tindakan Kapolsek yang mau blusukan sambil menyamar demi mengungkap satu kasus.

Bagus sekali dan sangat mengapresiasi seorang pimpinan yang mau turun ke lapangan, Apalagi melakukan penyamaran agar tugasnya berhasil. Tindakan Kapolsek ini diharapkan dapat dicontoh bawahannya, agar dalam melaksanakan tugas harus rela turun ke lapangan. Tindakan terjun ke lapangan tersebut juga memberikan keputusan yang tepat bagi pimpinan ketika memutuskan sesuatu. Dia juga memuji tindakan Rochana karena mau turun ke lapangan daripada hanya menunggu laporan dari anak buahnya di kantor.

Penyamaran Agar Tugasnya Berhasil

Tidak hanya memerintah anak buah dan duduk manis di kantor, Apalagi Bapak Presiden juga memberi contoh blusukan Dengan turun lapangan. Seorang pimpinan akan bisa melihat sendiri situasinya dan dapat mengambil keputusan berdasarkan pengamatan di lapangan.

Dengan terjun ke lapangan langsung seperti itu, tindakan Rochana dapat mengayomi warganya sekaligus menegakkan hukum. Dia menyebut diperlukan Rochana lainnya di seluruh wilayah yang mau melayani masyarakat.

Menjadi Polisi selain sebagai penegak hukum, juga bertugas untuk melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat, sehingga diperlukan aparat-aparat Polri yang melayani masyarakat hingga ke pelosok wilayah. Dengan blusukan dan menyamar, Ibu Kapolsek dapat melindungi masyarakat, melayani dan mengayomi warganya sekaligus menegakkan hukum.

Sebelumnya, Kapolsek Wedarijaksa di Pati, Jateng, AKP Rochana Sulistyaningrum, rela menyamar sebagai seorang pekerja seks komersial (PSK) untuk memastikan laporan adanya praktik prostitusi di kawasan hukum yang dia tangani. Dia berhasil mendapatkan alat bukti yang cukup setelah melihat langsung transaksi seksual tersebut.

Kami terpaksa menyamar untuk membuktikan kebenaran informasi yang kami terima dari masyarakat, kemudian Butuh alat bukti yang cukup untuk meringkus mucikari dan menetapkannya sebagai tersangka. Sulis membongkar prostitusi di Dukuh Rames, Desa Sukoharjo, Kecamatan Wedarijaksa. Sebelum melakukan penggerebekan, AKP Sulis, terlebih dulu menyamar sebagai PSK, bersama seorang anggotanya, Bripda Mira.

Saat melakukan penyamaran, AKP Sulis dan Bripda Mira menemui mucikari yang diketahui bernama Woro Wiratmi, warga asal Gunung wungkal. Keduanya pura-pura butuh pekerjaan sebagai PSK, lantaran desakan ekonomi. Sulis mengenakan daster, Mira memakai rok mini.

Tanpa curiga, mucikari menerima keduanya untuk bekerja sebagai PSK di warung kopi tersebut dan kemudian Keduanya beraksi tanpa didampingi aparat laki-laki.

Saya sempat was-was kalau ada yang mengenal wajah saya, kemudian Mucikari sempat bilang, besok kalau mau ke sini jangan pakai daster, tapi pakai celana pendek biar terlihat seksi.

BACA JUGA :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SARANG INFO © 2018 Frontier Theme