Meminum Air Es Menjadi Terasa Nikmat Dan Menyegarkan

Meminum
(Sumber:www.saranginfo.com) Meminum Air Es Menjadi Terasa Nikmat Dan Menyegarkan

Bahaya meminum air es Bagi kesehatan pada saat situasi panas, terik, kerongkongan terasa kering dan minum air es menjadi terasa nikmat dan menyegarkan. Benarkah minum air es berbahaya bagi tubuh? Ternyata minum es masih menjadi polemik bagi kesehatan sampai saat ini dan kemudian ada yang mengatakan berbahaya, ada pula yang mengatakan tidak.

Apa bahaya minum air es/air dingin?

  • Memperlambat pencernaan

Air es dalam konsep kedokteran, pencernaan adalah suatu proses yang membutuhkan panas dan untuk memperkuat proses pencernaan, dibutuhkan makanan hangat, makanan yang dimasak, atau minuman hangat. Masuknya air es yang cenderung dingin akan memadamkan proses panas yang sebenarnya dibutuhkan tubuh. Dampaknya, bila kita minum air dingin/es, akan memakan bahan makanan apa pun yang lebih rendah dari pada suhu tubuh dan suhu kamar, akan menyebabkan ketidaknyamanan pada tubuh anda.

Ternyata Meminum Es Masih Menjadi Polemik Bagi Kesehatan

Dalam konsep kedokteran timur, terjadi ketidakseimbangan dalam tubuh yang bisa menyebabkan sakit. Namun pendapat lain mengatakan bahwa, air es (suhu dingin) akan mengalami proses penghangatan secara alami oleh tubuh sendiri, sehingga suhu air es sesuai dengan suhu tubuh kita. Penghangatan akan dilakukan pada saat air es masuk ke rongga mulut, kerongkongan dan masuk ke lambung. Suhu air es juga akan dinetralisir dalam proses ini dan kemudian untuk melancarkan pencernaan kita dan membutuhkan makanan kaya serat yang baik untuk tubuh.

  • Mempersempit Usus

Kebiasaan meminum air es/dingin akan menyebabkan dinding usus menyempit yang proses penghancuran dan penyerapan makanan dalam usus akan terganggu. Suhu es/dingin akan bisa menyebabkan pembekuan partikel-partikel makanan yang berminyak yang telah kita konsumsi. Akan terjadi penumpukan lemak di bagian saluran usus sehingga terjadi penyempitan usus. Akibatnya akan memperlambat pencernaan dan mengganggu proses pencernaan secara luas akan terganggu.

  • Membuat Perut Buncit

Pada saat proses penghangatan, air es juga akan dihangatkan oleh bantalan lemak-lemak yang ada di dalam perut. Bila minum air dingin sering dilakukan bahkan menjadi kebiasaan, maka akan dibutuhkan bantalan lemak yang semakin banyak. Bantalan lemak didapatkan dari asupan makanan yang kita makan sehari-hari yang akan tertimbun dalam perut. Bila tidak diimbangi dengan olahraga yang cukup, maka bantalan lemak akan semakin banyak dan perut kita akan semakin membuncit.

Buncit juga bisa disebabkan bahaya minuman bersoda dan keseringan makan mie instan.

  • Membuat Perut Kembung

Air es/dingin akan membuat suhu tubuh menyesuaikan dengan makanan yang masuk dan meminum es akan mengubah irama kerja organ di dalam perut. Selaput lendir di lambung akan kontraksi (mengerut). Efek lanjutnya perut otot terasa kraam atau kejang. Enzim dan cairan lambung akan bereaksi terhadap suhu dingin tersebut. Timbul gas dalam perut yang bisa membuat perut menjadi kembung (begah).

  • Tidak Baik Diminum Sehabis Olahraga

Pada saat kita berolahraga, maka otot akan tegang, suhu tubuh akan lebih panas dari suhu normal, sementara dalam tubuh sedang terjadi proses pembakaran lemak. Ketika air dingin/es masuk maka akan terjadi perubahan suhu tubuh secara tiba-tiba yang berakibat terganggunya proses metabolisme tubuh.

Hal ini akan menyebabkan pembuluh darah menyempit, dan aliran darah tidak lancar, bahkan akan terjadi pengejangan pada otot tubuh sehingga terjadi kram atau kejang perut. Bila hal ini terjadi pada otot jantung maka akan berakibat proses pemompaan darah dan sirkuasi darah tergangggu. Pada saat habis berolahraga, minum air dingin secukupnya dan masih diperbolehkan, karena akan membantu dalam proses mendinginkan suhu tubuh.

  • Akibatkan Pusing

Banyak orang yang menyangka jika pusing hanya disebabkan oleh kurang darah, namun tidak banyak yang tahu bahwa hal tersebut dapat diakibatkan oleh bahayanya meminum air es. Ketika metabolisme tubuh terganggu, sistem syaraf pusat pun tidak siap menerima respon perubahan suhu dalam waktu yang cepat. Organ-organ tubuh yang sedang membutuhkan oksigen dan zat penting lainnya secara cepat berkurang suplainya dan otak tidak mampu beradaptasi dengan cepat. Akibatnya kita akan merasa pusing, suplai darah ke otak berkurang dan harus hati-hati pada penderita hypertensi (darah tinggi) atau hypotensi (darah rendah).

  • Rasa Haus Berlebih

Ketika kita meminum air es/dingin, rasa haus akan lebih terasa lagi dan ketika kita menambah lagi minum air dingin, maka air dingin berlebih akan bisa menimbulkan ketidakseimbangan tubuh. Hal ini terjadi karena air dingin akan menyebabkan tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Rasa haus adalah indikator bahwa tubuh kita kekurangan cairan yang harus segera kita penuhi, dengan cara menggantinya dengan minum air suhu kamar biasa. Sehabis olahraga, tubuh kita kekurangan cairan, maka disarankan untuk memenuhinya dengan minum air secukupnya agar cairan tubuh kembali normal.

  • Pembekuan Otak

Pendinginan secara mendadak pada tubuh bisa menyebabkan fungsi fisiologis terganggu dan biasanya kita akan pusing atau migrain. Studi tentang pembekuan otak dilakukan untuk melihat efek pada saat seseorang minum air es/dingin. Sejumlah orang diminta meminum es dengan sedotan hingga mengenai dinding langit-langit mulut mereka. Aliran darah yang menuju otak kemudian dimonitor dan ternyata terjadi peningkatan aliran darah menuju otak ini yang memicu rasa pusing sesaat atau pembekuan otak.

Setelah rasa pusing akan berangsur menghilang, tentu akan bisa dipahami kalau tiba-tiba saja seseorang mendadak pusing setelah meminum air dingin. Pada penderita migrain dan sakit kepala, pembekuan otak berpeluang terjadi. Studi dari Harvard Medical School sebagaimana mendapatkan kesimpulan bahwa otak sangat sensitif terhadap suhu, sehingga diperlukan obat-obat vasodilatasi agar darah hangat bisa mengalir ke dalam jaringan untuk memastikan otak tetap dalam kondisi hangat.

Namun demikian, para dokter lebih menyarankan jika meminum air pada suhu tubuh akan jauh lebih baik daripada meminum air es. Terutama kalau kita sehabis makan, karena tubuh akan mengeluarkan energi yang ekstra untuk memanaskan air es dengan menggunakan suhu tubuh. Meski memiliki risiko membahayakan bagi tubuh, namun meminum air es/dingin juga ada manfaatnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*