Pemain Timnas Indonesia Paling Bernilai Di Bursa Transfer 2018

Pemain
(Sumber : saranginfo.com) Pemain Timnas Indonesia Paling Bernilai Di Bursa Transfer 2018

Fakta menunjukkan kalau nilai jual Pemain pesepak bola melonjak begitu dirinya membela tim nasional negaranya. Jaminan kualitas membuat klub-klub berani membayar mereka dengan banderol mahal.

Hal tersebut tergambar di Indonesia. Rata-rata nilai kontrak pemain berlabel Timnas Indonesia lebih tinggi 20 hingga 50 persen dibanding pemain kebanyakan. Bahkan saat mereka tak lagi jadi pelanggan Tim Merah-Putih, kontrak yang didapatkan tetap lebih gemuk.

Siapa-Siapa Saja Pemain Tersebut Dan Berapa Harga Pasarannya

Evan Dimas
Bintang Timnas Indonesia, Evan Dimas, secara terang-terangan menyatakan tidak lagi membela klub jawara Liga 1 2017, Bhayangkara FC, pada musim depan. Begitu menyatakan bersiap pindah klub ia langsung jadi rebutan.

Septian David Maulana
Gelandang serang Timnas Indonesia U-23, Septian David Maulana, namanya meroket seusai SEA Games 2017. Tim Merah-Putih hanya menduduki posisi tiga besar di ajang multievent itu, namun sinar kebintangan gelandang serang belia asal Semarang tersebut tetap terlihat berkilau

Andik Vermansah
Nama Andik Vermansah jadi gulali rebutan klub-klub Tanah Air begitu dirinya mengumumkan kontraknya tak diperpanjang oleh Selangor FA.

Ia disebut-sebut bakal mudik ke Indonesia setelah merantau di Malaysia selama empat tahun.
Bali United dan Persebaya Surabaya disebut-sebut bakal jadi destinasi selanjutnya Andik Vermansah.
Rumor Andik bernegosiasi dengan Bali United sempat berhembus di pertengahan pekan lalu. Penyebabnya sepele, winger kelahiran 23 November 1991 sempat mampir ke Pulau Dewata pasca mengumumkan perpisahan dengan Selangor FA.

Febri Hariyadi
Penampilan cemerlang yang diperlihatkan Febri Hariyadi bersama Timnas Indonesia U-22 di perhelatan SEA Games 2017 mengatrol nilai jualnya.

Salah satu klub yang diramai diberitakan meminati gelandang sayap berusia 21 tahun itu adalah Selangor FA. Klub yang berlaga di liga tertinggi Malaysia itu sejak beberapa waktu terakhir memang sudah dikabarkan berhasrat merekrut pemain yang akrab disapa Bow itu.

Bayu Pradana
Alfred Riedl berjasa besar pada sosok Bayu Pradana. Reputasi sang gelandang jangkar terangkat begitu nakhoda asal Austria tersebut memanggilnya ke skuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2016.

Selama ini tak ada yang mengenal nama Bayu, karena ia tidak pernah dipanggil membela Tim Merah-Putih.
Selepas Alfred lengser sebagai arsitek timnas, posisi Bayu di jajaran lini tengah Tim Garuda tak tergoyahkan. Luis Milla tetap memberdayakan tenaga pemain Mitra Kukar itu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*