Mourinho Tak Akan Dipecat Dalam Waktu Dekat

Mourinho
(Sumber : www.saranginfo.com) Mourinho Tak Akan Dipecat Dalam Waktu Sedekat Ini

Pada saat Mourinho  akan di pecat, Manchester United, dan Arsenal tetap berada di empat besar klasemen EPL, Chelsea justru terpaku jauh di papan bawah (16). Ini bukan situasi normal bagi Chelsea sejak dimiliki taipan Roman Abramovich pada Juni 2003.

Ironisnya, Chelsea adalah juara bertahan EPL. Dalam delapan laga musim ini, The Blues hanya menang dua kali, imbang dua kali, dan kalah empat kali. Saat menjuarai EPL musim lalu, Chelsea hanya kalah tiga kali.

Akibat Situasi Itu, Manajer Jose Mourinho Berada Dalam Tekanan. Bahkan pria Portugal ini meminta Chelsea tidak memecatnya.

“Jika klub memecat saya, mereka telah mendepak manajer terbaiknya. Pesannya sama; hasil buruk, manajernya salah. Pesannya selalu itu dalam satu dekade, bukan salah pemain ini tapi pemain lain,” kata Mourinho usai dikalahkan Southampton 1-3, Sabtu (3/10/2015).

Chelsea pun tampaknya selaras dengan pelatih berusia 52 itu. Lewat laman resmi, Chelsea mengatakan,

“Kami mendukung penuh. Jose (Mourinho) mengatakan, hasil di lapangan memang jelek dan tim harus meningkatkan permainan. Namun kami yakin, Jose adalah manajer yang tepat untuk mengubah keadaan. Skuat yang dia miliki juga mumpuni untuk itu.”

Mourinho sudah menyerah pada gelar juara. Namun tidak pada empat besar.

“Tiga bulan lalu kami membawa trofi (juara) di atas bus, jadi saya pikir ini saatnya kami tetap bersama di papan bawah. Nanti pada Desember, Januari, Februari, kami akan berada di empat besar. Tapi untuk menjadi juara tak mungkin.”

“Kami tertinggal 10 poin dari Manchester City. Dalam sepak bola tak ada yang mustahil, tapi ini bakal sulit. Mengincar empat besar tak pernah mudah,” kata manajer yang pernah juara di Inggris, Italia, Spanyol, dan Portugal ini dilansir AFP (h/t Yahoo Sports).

Dengan demikian satu masalah sudah jelas. Mourinho tak akan dipecat, setidaknya bukan dalam waktu dekat atau bukan saat musim berjalan.

Namun bisa juga hal itu terjadi, misalnya bila para pemain tak lagi mendukungnya. Ini pernah terjadi ketika Chelsea memecat Andre Villas Boas pada 2012 lalu.

Pensiunan manajer EPL, Harry Redknapp, kepada Sky Sports (h/t FourFourTwo) menyoroti itu.

“Lihat timnya, tak banyak berubah dibanding musim lalu. Tapi Mourinho mengubah susunan pemain, sistemnya, dan merotasi tanpa henti. Dia tak yakin pada tim terbaiknya lagi.

“Anda tahu kecantikan Chelsea, 11 pemain terbaiknya. Semua orang tahu itu, Anda bisa sebutkan. Tapi saya lihat sekarang, segalanya kelihatan salah.”

Analisis FC Yahoo menyebut, rerata pemain utama Chelsea sedang mengalami penurunan permainan. Barisan pertahanan bak sekumpulan pemain amatir — seperti ketika melawan Southampton.

Pemain terbaik pilihan PFA musim lalu, Eden Hazard, belum menyumbang satupun gol dalam 12 pertandingan Chelsea di seluruh kompetisi musim ini. Padahal musim lalu, pemain Belgia ini total mencetak 12 gol dan menyumbang 11 asissts.

Dengan segala catatan itu, tak heran Mourinho agak frustrasi. Dia menilai wasit “takut mengambil keputusan yang menguntungkan Chelsea” usai kalah dari Southampton.

Alhasil, FA menilai Mourinho telah melanggar peraturan dan terancam sanksi. Mourinho diberi waktu hingga Kamis (8/10) untuk membela diri sebelum FA mengeluarkan hukuman.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*