GAJI PEMAIN NBA MENCAPAI JUTAAN DOLLAR

GAJI PEMAIN NBA MENCAPAI JUTAAN DOLLAR

PEMAIN NBA YANG GAJI  DENGAN JUTAAN DOLLAR DAN SETELAH BANGKRUT

Melihat gaji para pemain NBA yang mencapai jutaan dollar per tahunnya, pastinya membuat kita berpikir bahwa gaji tersebut dapat menghidupi mereka hingga masa tua dan ajal menjemput. Sebut saja Lebron James yang memiliki gaji 30 juta Dollar AS per tahun dan Anthony Davis yang memiliki gaji 22 juta Dollar AS per tahunnya.

Namun, gaya hidup glamor, rendah pengetahuan yang terkait pengelolaan keuangan serta keputusan finansial dan investasi yang buruk membuat sebagian pemain NBA yang pensiun terjerumus ke dalam lubang kebangkrutan. Pada tahun 2009, sekitar 60 persen pemain NBA bangkrut 5 tahun setelah pensiun.

Allen Iverson, yang mengumpulkan 200 juta Dollar AS sepanjang kariernya, sempat terlilit hutang pasca-pensiun. Begitu juga dengan Scottie Pippen yang berpendapatan 120 juta Dollar AS sepanjang kariernya, lenyap begitu saja karena sejumlah keputusan investasi yang buruk. Sebagian lainnya sempat mengalami kebangkrutan karena gaya hidup dan masalah hukum.
Di balik semua kisah pilu tersebut, terdapat beberapa pemain yang mampu menginvestasikan pendapatannya dengan baik atau dapat meniti karier, melihat peluang, dan mengasah pengetahuan mereka di luar dunia basket.

PEMAIN NBA MENJALANI BISNIS HINGGA KEBANGKRUTAN

PEMAIN NBA MENJALANI BISNIS HINGGA KEBANGKRUTAN

1. Kevin Johnson

Kevin Johnson merupakan mantan pemain NBA yang bersinar pada saat membela tim Phoenix Suns. Johnson membangun duet maut dengan legenda NBA Charles Barkley, hingga mampu menembus final NBA tahun 1992.
Sejumlah penghargaan individual yang pernah ia raih, di antaranya terpilih 3 kali dalam tim All Star, NBA Most Improved Player 1989, dan J. Walter Kennedy Citizenship Award 1991.

Usai pensiun tahun 2000, Johnson fokus membangun karier politiknya dan mengembangkan organisasi St. HOPe yang bergerak di bidang pendidikan. Sarjana Ilmu Politik dari Universitas California, Berkeley, ini kemudian maju dalam pemilihan Wali Kota Sacramento dari Partai Demokrat pada 2008 dan Johnson berhasil terpilih pada pemilihan tersebut dan kembali terpilih untuk periode kedua pada 2012.

2. Kobe Bryant

Pecinta olahraga mana yang tidak mengenal Kobe Bryant? Juara NBA 5 kali dan mantan MVP ini merupakan wajah dari olahraga basket setelah era Michael Jordan.
Dengan penghasilan sekitar 680 juta Dollar AS dari gaji dan iklan selama kariernya, pastinya Kobe dapat pensiun dengan damai. Namun, jiwa kompetitifnya ternyata tidak hanya di lapangan. Kobe menggunakan pendapatannya untuk bersaing di dunia bisnis. Pada 2013, menjelang akhir kariernya Kobe membentuk Kobe Inc yang bergerak di bidang investasi dan juga membuat produk minuman energi, BodyArmor.
Setelah pensiun pada tahun 2016, Kobe, bersama dengan Jeff Stibel, membentuk perusahaan investasi Bryant-Stibel yang berfokus pada bisnis media, data, gaming, dan teknologi. Nilai investasi perusahaan ini mencapai 100 juta Dolar AS.

3. Vin Baker

Vin Baker merupakan salah satu contoh klasik atlet yang meredup kariernya setelah berurusan dengan alkohol atau narkoba. Dari tahun 1993 hingga 2000 kariernya melejit dengan terpilih 4 kali dalam tim All Star dan menjadi bagian dari tim AS yang meraih emas pada Olimpiade Sydney.

Namun, setelah tahun 2000, kariernya meredup dan membuatnya berpindah-pindah tim karena penampilan yang tidak konsisten. Salah satu faktornya adalah kecanduannya terhadap alkohol.

Usai pensiun pada 2006, ia sempat bangkrut hingga menjual sejumlah propertinya dan bahkan medali emas Olimpiade-nya yang laku senilai 67 ribu Dolar AS. Baker akhirnya sadar akan pengaruh alkohol dan berhenti sepenuhnya pada 2011.
Baker memulai kehidupan barunya dengan menjadi pegawai di Starbucks berkat bantuan pemilik Starbucks, Howard Schultz, yang pernah menjadi pemilik tim Seattle Supersonics. Pada Desember 2015, Baker naik jabatan menjadi manajer salah satu gerai Starbucks di Connecticut.

MANTAN PEMAIN NBA YANG MEMBELA CLUBNYA YANG KINI PENSIUN

MANTAN PEMAIN NBA YANG MEMBELA CLUBNYA YANG KINI PENSIUN

4. Shaquille O’Neal

Karier Shaquille O’Neal di NBA bisa dibilang sempurna dari awal hingga akhir. Di musim pertamanya pada tahun 1992, ia telah meraih penghargaan Rookie of the Year, kemudian ia berhasil memenangi 4 gelar juara NBA dan 1 MVP antara tahun 2000 hingga 2006.
Banyak pengamat yang menganggap Shaq sebagai center paling dominan dalam sejarah NBA dengan berat badannya yang mencapai 147 kilogram dan tinggi 2,1 meter. Fisik kokohnya itu ia gunakan untuk beradu fisik di bawah ring dan melakukan dunk-dunk bertenaga yang bahkan pernah merobohkan ring.

Karier Shaq setelah pensiun juga sempurna. Selain telah meraih gelar doktor dari Barry University, ia juga sukses meraih sukses di dunia bisnis. Ia menjadi investor di berbagai perusahaan media, teknologi, makanan dan menjadi pemilik minoritas tim Sacramento Kings.
Selain itu ia juga menjadi analis NBA untuk perusahaan media Turner Network Television. NIlai kontraknya dirumorkan bernilai 5 juta dolar AS per tahunnya.

5. Steve Kerr

Sebagai pemain, Steve Kerr bisa dibilang tidak terlalu istimewa. Ia bukan pemain bintang dan bahkan hanya menjadi seorang role player di setiap tim yang ia bela.
Meski demikian, ia merupakan sosok cerdas dan mengetahui cara menggunakan kemampuannya secara efisien. Ia berfokus dan berlatih keras mengasah kemampuan shooting jarak jauhnya dengan fisiknya yang tidak terlalu atletis untuk ukuran seorang pemain NBA.

Usaha kerasnya tak sia-sia. Kerr beberapa kali menjadi penentu bagi tim yang dibelanya saat momen-momen genting. Salah satunya adalah tembakan 2 angkanya setelah menerima operan Michael Jordan pada detik terakhir pertandingan ke-6 final NBA 1997 yang membawa Chicago Bulls meraih gelar ke-5 mereka.

Setelah pensiun, Kerr tak meninggalkan dunia basket. Ia menjadi analis basket untuk TNT dari 2003 hingga 2007, sebelum berhenti untuk menapaki karier sebagai Manajer Umum Phoenix Suns.
Kecerdasan Kerr saat menjadi pemain, analis, dan manajer umum kemudian dilirik pemilik tim Golden State Warriors, Joe Lacob. Steve Kerr kemudian dikontrak menjadi pelatih dengan gaji sekitar 5 juta Dolar AS per tahun dan langsung memberikan gelar juara NBA pada tahun pertama kepelatihannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*