SARANG INFO

Informasi Berita Terupdate Hari Ini

Category: Berita Kesehatan

MAKANAN YANG TREN DI TAHUN 2018

MAKANAN YANG TREN DI TAHUN 2018 AKAN MEMBUAT LIDAH ANDA BERGOYANG

Pada tahun 2018 tentunya ada beberapa hal yang menjadi tren di tahun 2018. Salah satunya adalah makanan yang tren dan berikut ini adalah makanan  yang akan menjadi tren di tahun 2018.

1. Bunga Yang dapat di Makan

Bunga yang bisa di makan atau di sebut edible flower bisa di tambahkan ke dalam salad, sup, atau beberapa makanan yang tren lainnya tanpa harus khawatir dengan jumlah kalori tambahan. Edible flower  juga dapat membantu meningkatkan kesehatan dan dapat di tanam sendiri di rumah. Namun penting untuk di catat bahwa semua bunga sama.

Beberapa bunga dapat di makan secara keseluruhan, sedangkan yang lain, seperti mawar harus terlebih dahulu membuang putik dan benang sarinya sebelum di makan, sebelum mengikuti tren ada baiknya anda melakukan riset terlebih dahulu.

2. Super Powders

Super powders bisa saja atau buruk “beberapa bubuk, seperti teh hijau atau matcha adalah antioksidan yang hebat dan benar-benar dapat meningkat kan metablisme, namun tidak memeberikan tambahan kalori.

Tidak semua super powders adalah pilihan yang baik dan penting untuk melihat label nutrisi. Berapa kalori yang ada? Apakah ada banyak gula tambahan? apakah mengandung bahan kimia? Super powders dapat mengandung GMO (Genetically Modified Organisms), pengawet, pemicu alergi seperti susu, kedelai, dan racun sintetis lainnya seperti aspartam, sakarin, dan pemanis buatan.

3. Makanan Yang Tren Timur Tengah

makanan Yang Tren Timur Tengah adalah favorit para ahli kesehatan karena diketahui menjaga kesehatan tubuh dan membantu mengatasi masalah kardiovaskular.

“Rempah-rempah seperti harissa, kapulaga, dan za’atar dan kudapan seperti shakshuka, halloumi panggang, dan kambing muda. Bahan-bahan Timur Tengah lainnya yang trendi termasuk delima, terong, ketimun, peterseli, mint, tahini, selai tomat, dan buah kering, dapat memberikan rasa yang enak tanpa harus menambahkan gula, garam, dan lemak tambahan.

4. Keripik Tortilla Berbagai Rasa

Keripik tortilla tetaplah masih keripik tortilla, bahkan jika menggunakan gandum utuh. “Keripik tortilla mengandung kalori yang akan menambah lingkar pinggang Anda. “Keripik tortilla rumput laut, misalnya, jelas merupakan pilihan yang lebih baik tapi pastikan untuk melihat bagaimana rumput lautnya diproses dan lihat kandungan lemak dan garamnya.”

5. Sparkling Water

Sparking water adalah alternatif yang bagus untuk mengganti soda, tapi belum tentu untuk air. “Dua sampai tiga liter air per hari adalah jumlah yang disarankan untuk menjaga agar tubuh Anda tetap terhidrasi dan kulit menjadi bersih. Sayangnya, karbonasi di sparkling water seringkali membuat lebih sulit untuk diminum sebanyak jumlah yang dianjurkan,”

Bila Anda ingin merasakan sparkling water, penting bagi Anda untuk membaca label nutrisi untuk memastikan tidak ada gula tambahan, sodium, atau perasa buatan yang ditambahkan.

Cara Mengatasi Gangguan Kecemasan Paling Alami

Gangguan kecemasan atau anxiety disorder terdiri dari banyak jenis yang umumnya pernah dialami setiap orang dengan tingkat yang ringan ataupun parah sehingga berpengaruh terhadap aktivitas sehari hari. Gangguan kecemasan merupakan dimana kondisi seseorang yang merasa cemas terlalu berlebihan karena sebuah masalah yang memicu stress.

Gejala yang ditimbulkan dari gangguan kecemasan ini meliputi rasa cemas yang terbawa mimpi, sering mengalami serangan panik terlalu berlebihan, susah fokus, sering pusing dan mual, sering kesemutan, keringat dingin sesak nafas dan detak jantung tidak beraturan. Untuk mengatasi kecemasan tersebut, ada beberapa cara yang bisa dilakukan tanpa perlu berkunjung ke dokter sebab bisa dilakukan sendiri di rumah seperti ulasan.

Cara Mengatasi Gangguan Kecemasan Dari Kami Berikut Ini.

Jahe

Jahe yang merupakan rimpang ini sangat baik digunakan untuk meredakan gejala ganggu an kecemasan seperti rasa mual dan juga cara menghilangkan rasa gelisah. Ekstrak jahe sendiri juga bisa ditemukan dengan mudah dalam bentuk kapsul atau minyak di berbagai toko makanan sehat. Jahe juga memberikan efek yang sangat kuat, sehingga disarankan untuk membatasi asupan jahe yakni tidak melebihi dari 4 gram per hari.

Gangguan Kecemasan Merupakan Dimana Kondisi Seseorang Yang Merasa Cemas Terlalu Berlebihan

Lavender

Lavender merupakan herba yang memiliki aroma kuat dan juga mempunyai efek penenang sehingga bisa digunakan sebagai aromaterapi untuk memicu relaksasi. Dari penelitian membuktikan jika aroma lavender akan memberikan efek menenangkan sehingga bisa mengurangi gangguan kecemasan, insomnia dan juga depresi.

Gangguan Kecemasan Ini Meliputi Rasa Cemas Yang Terbawa Mimpi

Teh Hijau

L theanine merupakan asam amino yang ada dalam teh hijau dan juga beberapa jenis suplemen. L theanine sudah terbukti ampuh dalam meredakan stres mental atau fisik dan juga memberikan rasa menenangkan tanpa menimbulkan rasa kantuk. Untuk pemberian teh hijau pada anak, akan lebih baik untuk dikonsultasikan terlebih dahulu pada dokter terutama jika mengkonsumsi suplemen, herba ataupun obat anti cemas lainnya.

Yoga

Yoga menjadi salah satu jenis olahraga yang bisa memberikan relaksasi sekaligus meredakan stres dan juga gangguan kecemasan. Yoga juga sangat baik untuk meningkatkan kesehatan, kebugaran dan juga rasa percaya diri. Berlatih cara yoga untuk pemula dengan teratur tidak hanya memberikan postur tubuh yang baik namun juga menambag rentang gerak, kelenturan, mengatur pola tidur, meningkatkan konsentrasi, meningkatkan pencernaan dan tentunya mengatasu gangguan kecemasan

Temulawak Yang Sangat Bagus Untuk Kesehatan Juga Memiliki Efek Samping

Ketika mendengar kata temulawak, apa yang biasanya ada dalam pikiran Anda? Bumbu masakan? Jamu? Atau obat herbal? Jika Anda menebak ketiganya, tebakan Anda benar. Temulawak, atau curcuma javanica, adalah salah satu tanaman obat asli Indonesia yang memiliki banyak khasiat kesehatan. Temulawak berbentuk akar dan rimpang (batangnya berada di bawah tanah) dan tumbuh di daerah dengan ketinggian 5 – 750 meter di atas permukaan laut. Tanaman ini sekilas memiliki bentuk serupa dengan kunyit, namun keduanya memiliki manfaat berbeda. Apa saja sebenarnya manfaat rempah yang sangat berkhasiat untuk kesehatan? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Temulawak diketahui memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, terutama untuk fungsi hati, ginjal dan jantung. Tapi, siapa sangka ternyata mengkonsumsi air rebusan  juga berguna untuk melancarkan ASI bagi ibu menyusui?

Inilah beberapa manfaat temulawak yang bisa Anda gunakan:

1. Memelihara Fungsi Hati

Salah satu manfaat yang sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia adalah untuk menjaga fungsi hati. Ini karena mengandung katagoga yang memproduksi empedu dalam hati serta merangsang pengosongan empedu. Sejumlah uji klinik terhadap rempah tersebut menemukan bahwa temulawak ternyata memberikan enzim yang dapat menurunkan kadar SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) dan SGPT (Serum Glutamic Pyruvate Tranaminase). SGOT dan SGPT sendiri merupakan enzim yang terdapat dalam sel hati dan jumlahnya akan meningkat jika terjadi kerusakan. Seperti dilansir Farmacia, sekitar 38 pasien yang menderita gangguan hati dan memiliki nilai SGOT dan SGPT di atas normal diberikan obat yang mengandung 25 miligram kurkuma, serta beberapa elemen lainnya. Hasilnya, ternyata pasien mengalami penurunan nilai SGOT dan SGPT yang cukup signifikan.

2. Mengurangi Radang Sendi

Temulawak memiliki kandungan kurkumin sekitar 100 mg fenibutazon yang dapat mengurangi radang sendi pada tubuh Anda. Kurkumin ini nantinya akan menghambat perpindahan sel-sel leuksit ke daerah radang atau menghambat pembentukan dan transportasi mediator radang yang disebut prostaglandin. rempah tersebut sudah lama digunakan sebagai obat alami pereda radang sendi di India. Menurut sebuah studi yang diterbitkan pada 2009 lalu, pasien radang sendi lutut yang mengonsumsi sari dan ibuprofen setiap hari selama 6 minggu berhasil mengurangi rasa sakit akibat radang atau arthritis tanpa efek samping yang berarti.

3. Melawan Penyakit Kanker

Selain mengobati kerusakan pada hati, temulawak juga memiliki khasiat melawan penyakit kanker yang menjadi momok banyak orang. Berdasarkan sebuah studi yang diterbitkan pada 2001 silam, curcumin diketahui mampu menghambat pertumbuhan kanker prostat secara signifikan sekaligus berpotensi mencegah perkembangan kanker hormone lainnya. Sementara itu, University of Maryland Medical Center memaparkan jika tanaman herbal, terutama temulawak, dapat menghentikan pertumbuhan pembuluh darah yang membantu pertumbuhan kanker. Meskipun dokter masih harus melakukan percobaan lebih lanjut, namun secara umum direkomendasikan untuk pasien penderita kanker.

4. Menurunkan Lemak Darah

Fraksi kurkuminoid atau ekstrak temulawak memiliki khasiat kesehatan lain yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total. Khasiatnya menurunkan kolesterol atau lemak darah tentu saja juga berdampak baik untuk kesehatan jantung serta sistem kardiovaskuler dalam tubuh.

5. Mengatasi Masalah Pencernaan

Manfaat temulawak yang lain adalah melancarkan proses pencernaan. Kandungan zat di dalam diketahui mampu merangsang produksi empedu yang dapat membantu meningkatkan pencernaan. Tak ayal, rempah ini  mampu membantu penderita yang mengalami berbagai gangguan pencernaan, termasuk kembung, gas dan dyspepsia.

6. Melancarkan ASI

Bagi ibu menyusui, mengonsumsi temulawak ternyata dapat meningkatkan serta melancarkan produksi ASI. Rempah tersebut memiliki kandungan antioksidan yang tinggi sehingga berguna untuk mencegah terjadinya perubahan atau oksidasi nutrisi yang diperlukan untuk memproduksi ASI seperti protein dan asam lemak. Jika terjadi oksidasi nutrisi, maka produksi ASI pada ibu akan berkurang. Bukan itu saja, kualitas ASI juga dapat menurun.

Efek Samping Temulawak

Meskipun memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, konsumsi temulawak sebaiknya dilakukan sesuai petunjuk dokter. Berdasarkan keterangan yang dilansir dalam situs webMD, maksimal konsumsi yang disarankan adalah selama 18 minggu. Jika konsumsi dilakukan dalam jangka waktu yang lebih lama dan dalam jumlah besar, memiliki berbagai efek samping.

Beberapa efek samping itu adalah:

1. Gangguan lambung

Salah satu efek samping temulawak adalah menyebabkan iritasi lambung dan mual, karena itu tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan menyusui.

2. Risiko gangguan empedu

Selain tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan menyusui, juga sebaiknya dihindari oleh penderita batu empedu dan pasien yang mengalami penyumbatan saluran empedu. Pasalnya, temulawak bekerja merangsang produksi empedu sehingga penderita gangguan empedu berisiko mengalami kondisi lebih parah jika mengonsumsi rempah tersebut, bahkan keracunan empedu sendiri akibat produksi yang berlebihan.

3. Dosis kurkuma berlebihan

Konsumsi temulawak yang dikombinasi dengan tanaman herbal lain yang mengandung kurkuma, seperti kunyit, juga perlu dilakukan dengan hati-hati. Jika harus mengonsumsi temulawak dengan tanaman lain yang mengandung kurkumin, Anda harus memperhatikan dosisnya agar tidak berlebihan.

4. Risiko pendarahan

Tips penting jika Anda ingin mengonsumsi temulawak sebagai obat herbal. Jangan sembarangan mengonsumsi nya bersama dengan obat pengencer darah. Karena jika sudah bekerja membantu menurunkan kadar lemak darah, sehingga jika ditambah dengan bahan kimia pengencer darah, dikhawatirkan justru mengakibatkan terjadinya pendarahan.

5. Menambah nafsu makan

Efek samping lain yang relatif tidak berbahaya dari temulawak adalah sebagai penambah nafsu makan. Zat aktif yang terkandung di dalam, yaitu kurkuma, dapat mempercepat pengosongan lambung sehingga mengonsumsi dalam dosis rendah akan menambah nafsu makan. Tidak heran jika sering digunakan sebagai obat alami penambah nafsu makan bagi anak-anak yang susah makan.

Cara Mengonsumsi Temulawak

Sebaiknya, konsumsi temulawak dengan cara tradisional, yaitu merebus dalam panci berisi air. Nantinya, air yang sudah bercampur dengan ekstrak dapat langsung diminum. Namun, perlu diperhatikan agar tidak merebus dengan menggunakan panci alumunium. Pasalnya, unsur dalam alumunium dapat bereaksi dengan senyawa aktif di dalam sehingga dapat mengakibatkan keracunan pada tubuh. Batasi konsumsi temulawak yang sudah dikemas dalam kapsul atau bentuk obat jadi lainnya, terutama jika produsen obat kurang dikenal, karena Anda tidak dapat mengetahui persis kandungan zat apa saja yang terdapat dalam obat tersebut. Jika salah satu kandungan zat dalam obat memiliki efek samping berbahaya, bisa jadi akan berakibat fatal bagi yang mengonsumsinya.

Demikian manfaat temulawak untuk kesehatan beserta dengan efek sampingnya. Satu hal yang perlu diingat, meskipun memiliki banyak khasiat bagi kesehatan manusia, mengonsumsinya harus dilakukan dengan pengawasan dokter guna menghindari kondisi-kondisi yang tidak diinginkan.

GEJALA PENYAKIT LEUKIMIA PADA ANAK-ANAK

GEJALA PENYAKIT LEUKIMIA YANG HARUS KITA WASPADAI TERHADAP ANAK-ANAK

Leukemia adalah kanker darah putih yang dapat menyerang anak-anak dan dewasa. Tahukah Anda, bahwa ini adalah salah satu jenis kanker terbanyak pada anak-anak, maka dari itu kita perlu mengenali apa saja gejala penyakit leukimia pada anak agar kita mampu mendeteksinya sejak dini untuk mendapatkan perawatan secepat mungkin. Dalam kebanyakan kasus penyebab leukemia tidak dapat ditentukan. Ketika penyakit ini terjadi, gejala penyakit leukimia dapat bervariasi dari satu anak ke anak yang lain. Gejala leukemia kronis umumnya berkembang secara perlahan, tetapi pada leukemia, Takut dapat muncul secara tiba-tiba. Beberapa gejala penyakit leukimia bisa membuat bingung karena mirip dengan penyakit-penyakit lain pada anak, untuk itu kita harus jeli membedakannya.

Dalam kebanyakan kasus penyebab leukemia tidak dapat ditentukan. Ketika penyakit ini terjadi, tanda-tanda leukemia dapat bervariasi dari satu anak ke anak yang lain. Gejala leukemia kronis umumnya berkembang secara perlahan, tetapi pada leukemia akut dapat muncul tiba-tiba. Beberapa gejala leukemia bisa membuat bingung karena mirip dengan penyakit-penyakit lain pada anak, untuk itu kita harus jeli membedakannya.

Apa Penyebab Gejala Penyakit Leukimia Pada Anak-Anak

Berikut ini akan kami paparkan tujuh gejala penting dari leukemia pada anak-anak. Sangat penting untuk dicatat bahwa ketika anak memiliki beberapa gejala berikut ini bukan berarti bahwa anak Anda memiliki leukemia. Oleh sebab itu, jadikanlah ini sebagai langkah deteksi awal yang kemudian membutuhkan pemeriksaan oleh dokter untuk memastikannya.

1. Memar dan Pendarahan

Salah satu gejala leukemia pada anak yang mudah untuk diamati adalah memar dan pendarahan, seorang anak akan berdarah melebih dari biasanya setelah mengalami cedera kecil atau pendarahan bisa berupa mimisan yang begitu sering dan tak kunjung berghenti. Anak juga dapat mudah memar, atau memiliki bintik-bintik merah kecil di kulit (petechiae), yang disebabkan oleh pembuluh darah kecil yang telah berdarah.

Gejala di atas terjadi akibat ketidakmampuan darah untuk membeku, karena pada leukemia kadar platelet (trombosit) jumlahnya cenderung menurun.

2. Masalah Perut

Seorang anak dengan leukemia mungkin mengeluhkan sakit perut. Itu karena sel-sel leukemia dapat menumpuk di limpa, hati, dan ginjal, menyebabkan pembesaran pada organ-organ tersebut. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin dapat memeriksa adanya pembengkakan pada organ-organ dalam perut. Kondisi ini juga dapat membuat anak memiliki nafsu makan yang buruk atau tidak dapat makan dalam jumlah normal. Tentu saja berat badan akan ikut turun.

MEMBUTUHKAN PEMERIKSAAN DOKTER AGAR TERHINDAR DARI PENYAKIT LEUKIMIA

3. Kesulitan Bernafas

Sel-sel leukemia dapat menupuk di sekitar timus, kelenjar di dasar leher. Hal ini dapat membuat seorang anak sulit untuk bernapas (dyspnea). Kesulitan bernapas juga bisa diakibatkan oleh pembengkakan kelenjar getah bening di dada yang mendorong tenggorokan. Seorang anak dengan leukemia mungkin mengalami batuk atau mengi. Jangan disepelekan! Pernapasan yang susah dan menyakitkan harus dianggap sebagai keadaan darurat medis yang membutuhkan pertolongan segera.

4. Sering Terjangkit Infeksi

Kita tahu bahwa sel darah putih sangat diperlukan untuk melawan infeksi, tetapi sel-sel darah putih yang belum matang pada leukemia jumlahnya begitu banyak dan tidak dapat melakukan fungsinya dengan yang benar. Oleh sebab itu, gejala leukemia pada anak selanjutnya adalah sering terkena infeksi virus atau bakteri. Gejalanya antara lain: batuk, demam, mencret, dan hidung meler. Infeksi ini sering menunjukkan tidak ada perbaikan, atau sembuh dalam kurun waktu yang lama, bahkan dengan penggunaan antibiotik atau pengobatan lainnya.

5. Pembengkakan Pada Kelenjar

Kelenjar getah bening menyaring darah, tetapi sel-sel leukemia kadang-kadang menumpuk di kelenjar getah bening. Hal ini dapat menyebabkan bengkak di ketiak, di leher, di atas tulang selangka, atau di pangkal paha (lipat paha). Magnetic resonance imaging (MRI) dan computed tomography (CT) scan dapat mendeteksi adanya pembengkakan kelenjar getah bening pada organ-organ dalam perut atau di dalam dada.

Timus yang membesar dapat menekan pembuluh darah yang mengangkut darah dari lengan dan kepala ke jantung. Tekanan ini dapat menyebabkan darah terbendung dan menyebabkan pembengkakan pada wajah dan lengan. Kepala, lengan, dan dada bagian atas bisa berubah warna menjadi merah kebiruan. Gejala leukemia pada anak lainnya akibat proses ini termasuk sering sakit kepala dan pusing.

HARUS BISA MEMBEDAKAN PENYAKIT LEUKIMIA ATAU BUKAN

6. Nyeri Tulang dan Sendi

Tahukah Anda bahwa sel-sel darah kita diproduksi dalam sumsum tulang. Leukemia memaksa sumsum tulang agar memproduksi sel darah putih dengan begitu cepat, menyebabkan tingginya jumlah sel darah abnormal. Giatnya produksi sel-sel darah dan penumpukannya dapat menyebabkan sakit dan nyeri pada tulang dan sendi. Beberapa anak yang mengalami leukemia mungkin mengeluh sakit punggung bawah atau mungkin merasa malas untuk bergerak karena sakit.

7. Anemia

Sel darah merah membantu untuk mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh. Akibat dari giatnya pembentukan sel-sel darah putih, sumsum tulang menjadi sedikit memproduksi sel-sel darah merah hingga akhirnya jumlahnya berada dibawah nilai normal, lama kelamaan terjadilah anemia. Gejala anemia yang juga ada pada leukemia pada anak ini termasuk kelelahan, kulit pucat, pusing berkunang-kunang dan bernafas cepat. Jika aliran darah ke otak berkurang, seorang anak mungkin menjadi kurang fokus dan berbicara ngelantur . Tes darah akan menunjukkan jumlah sel darah merah atau hemoglobin (Hb) yang rendah.

Ingat, memiliki beberapa gejala ini tidak selalu bahwa anak terkena leukemia. Diagnosis dini melalui pemeriksaan oleh dokter dan pengobatan yang tepat dapat meningkatkan hasil yang baik. Selalu berkonsultasilah dengan dokter anak Anda. Ada beberapa bentuk leukimia dan banyak faktor yang mempengaruhi prognosis. Menurut American Cancer Society , tingkat kelangsungan hidup untuk beberapa jenis leukimia telah meningkat dari waktu ke waktu seiring dengan kemajuan teknologi pengobatan kedokteran.

Perbedaan Diabetes Mellitus Dan Diabetes Insipidus Penting Diketahui

Penyakit Diabetes Mellitus sering didengar dan termasuk penyakit yang dikhawatirkan oleh masyarakat. Penyakit ini sering menyebabkan kematian dan diabetes identik dengan penyakit kelebihan gula dalam darah atau sering disebut sebagai kencing manis. Padahal ternyata dalam dunia kedokteran, diabetes terbagi menjadi dua, diabetes mellitus dan diabetes insipidus. Kedua hal yang sama namanya, namun berbeda pengertian, dan gejala penyakitnya. Kedua diabetes adalah gangguan kesehatan yang berhubungan dengan urin.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang diabetes dan diabetes insipidus, sebaiknya kita siman perbedaan diabetes mellitus dan diabetes insipidus di bawah ini

Pengertian Antara Diabetes Mellitus Dengan Diabetes insipidus

Diabetes mellitus

Diabetes jenis ini biasa disebut sebagai gejala kencing manis. Ini merupakan jenis penyakit diabetes yang paling dikenal dalam masyarakat. Penyakit ini disebabkan berlebihnya kadar glukosa dalam darah akibat berkurangnya produksi hormon insulin. Fungsi hormon insulin seharusnya bertugas mengubah glukosa menjadi glikogen dalam darah. Karena hormon insulin berkurang, maka glukosa dalam darah tidak bisa diubah menjadi glikogen dan menjadi bertumpuk. Inilah yang menyebabkan tingginya glukosa dalam darah.

Penyakit Diabetes Mellitus Sering Didengar Dan Termasuk Penyakit Yang Dikhawatirkan Oleh Masyarakat

Diabetes insipidus

Diabetes jenis ini dikenal dengan penyakit sering kencing. Jika pada diabetes mellitus tubuh kekurangan hormon insulin, maka pada diabetes insipidus tubuh kekurangan hormon ADH atau antidiuretic hormone. Hormon isi seharusnya berfungsi merangsang ginjal agar menyerap air lebih banyak. Namun karena hormon ADH berkurang, air tidak terserap dan lebh banyak dikeluarkan sebagai urin. Hal ini yang menyebabkan seorang penderita diabetes insipidus sering buang air kecil atau beser.

Gejala

Ada beberapa gejala diabetes yang mirip dengan diabetes insipidus sehingga masyarakat awam terkadang menyamakan keduanya, namun jika diperhatikan ada beberapa gejala khas. Perhatikan gejala keduanya yang akan diuraikan di sini.

Gejala Diabetes Mellitus

1.mengeluarkan urin dalam jumlah lebih banyak
2.sering mengalami kehausan
3.bisa menimbulkan dehidrasi
4.sering merasa lapar, karena glukosa tidak diubah menjadi glikogen
5.berat badan yang menurun drastis
6.sering buang air kecil

Gejala Diabetes Insipidus

1.tidak bisa menahan diri untuk buang air kecil sehingga bisa mengompol
2.demam bahkan bisa sangat tinggi menjadi hipetermia
3.mudah emosi, marah dan menangis
4.berat badan menurun drastis

SARANG INFO © 2018 Frontier Theme